Hallo
Setelah sekian
lama tidak membuat tulisan, rasanya kali ini saya berniat menulis sebuah
gejolak perasaan akan sebuah isu. Isu yang mungkin sudah dan mungkin bisa
terjadi dalam kehidupan siapapun. Tulisan saya kali ini akan membahas tentang isu
perselingkuhan. Ya, Perselingkuhan.
Masing-masing
dari kita semua tentu berharap bahwa pasangan kita hari ini tidak memiliki
sifat-sifat atau perilaku yang mengarah pada perselingkuhan. Perselingkuhan
(bagi saya) bukan hanya hubungan-hubungan visible
yang kasat mata seperti bermesraan dengan orang lain, jalan, makan, menggoda
dan lain-lain. Menurut saya, ketika kita sudah merasa nyaman dengan keberadaan
wanita atau laki-laki lain selain pasangan, membayangkan senyuman mereka yang
manis, mengagumi saran-saran mereka yang bijak bahkan merindukan setiap pesan
teks dan pesan suara yang mereka kirimkan, hal tersebut sudah memasuki babak perselingkuhan.
Setiap orang
memiliki definisi masing-masing tentang perselingkuhan. Sebagian menganggap
jika pasangan nya sudah melakukan hubungan badan dengan wanita atau pria lain,
baru dinamakan selingkuh. Tidak perduli apakah sebelum itu ia pernah menggoda
atau bersikap terlalu atraktif kepada lawan jenis. Ada juga yang menganggap
bahwa menghapus pesan percakapan agar tidak diketahui pasangan, termasuk ke
dalam selingkuh. Apapun definisi yang masing-masing dari kita ciptakan tentang
perselingkuhan, hal tersebut merupakan sesuatu yang tidak patut dilakukan
apalagi dijadikan sebuah kebiasaan.
Kalian tau ? Selingkuh
melibatkan keterlibatan dari minimal dua pihak dan PASTI menyakiti minimal satu
pihak. Pada era ini, selingkuh mungkin merupakan sesuatu hal yang sulit untuk
dihindari. Karena seperti yang saya katakan, pemahaman setiap orang tentang
selingkuh sangatlah beragam. Ada laki-laki yang memiliki kepribadian sangat
terbuka dan responsif terhadap lawan jenis, sedangkan wanita nya sangat menjaga
jarak dengan laki-laki di sekitarnya. Sang wanita dapat melabeli pasangan nya
telah berselingkuh ketika ia memergoki isi pesan dan panggilan pada handphone lelakinya berisi nama seorang
wanita yang sama setiap harinya. Walaupun lelaki tersebut menganggap bahwa
panggilan dan pesan tersebut hanyalah murni hubungan sebagai seorang teman
dekat. Jadi, perselingkuhan itu sangat sulit untuk dihindari bukan ? Ya, karena
seseorang dikatakan selingkuh berdasarkan pada persepsi dan pemaknaan orang
lain terhadap selingkuh itu sendiri.
Terlepas dari
seluruh perbedaan persepsi tersebut diatas, entah mengapa saya (dan mungkin
sebagian wanita yang pernah terlibat menjadi korban maupun tersangka
perselingkuhan) tentu sangat sensitif jika mendengar topik ini. Siapapun anda,
terutama yang sedang menjadi tersangka perselingkuhan dalam suatu hubungan,
percayalah keindahan dan kenyamanan yang anda rasakan dengan berselingkuh tidak
akan bertahan lama. Tanpa anda sadari, minimal anda telah (atau akan) menyakiti
hati seorang manusia yang sedang percaya bahwa pasangan nya memiliki kesetian
dan terjauhkan dari kecenderungan untuk berkhianat. Anda tidak sedang
berkompetisi, anda sedang merusak hubungan dan kebahagiaan orang lain untuk
keegoisan dan keserakahan anda. Jika anda berhasil mendapatkan wanita atau
laki-laki yang pada akhirnya meninggalkan pasangan asalnya untuk anda, maka
label anda bukanlah seorang pemenang. Anda adalah seorang perusak !
Jika anda merasa
bahwa anda lah yang terlampau cantik dan menarik sehingga pasangan orang lain
mendatangi anda, maka anda salah. Kapasitas intelektual anda tentu dapat
memfilter siapa saja yang dapat anda terima untuk masuk ke dalam kehidupan dan
ranah pribadi anda. Atau, setidaknya anda bukan seseorang yang sangat murah
sehingga tidak mencari tahu background dan
informasi-informasi mengenai calon pasangan anda. Sampai anda tidak mengetahui
bahwa calon pasangan anda sebetulnya adalah pasangan orang lain. Seriously? Begitu murah dan mudahkan
anda menerima seseorang untuk menjalin hubungan dengan begitu buta ? Anda tidak
sedang membeli kucing dalam karung bukan ?
Menurut saya, di era teknologi yang sangat canggih ini semua orang dapat
mencari informasi apapun yang ia inginkan. Oke, mungkin anda seseorang yang
gagap tekhnologi, tidak memiliki sosial media, tinggal di pedalaman hutan, atau
memiliki kapasitas intelektual yang rendah sehingga tidak mengetahui bahwa
calon pasangan anda adalah pasangan orang lain. Saya berusaha memaklumi itu.
Mmmm mungkin lebih tepatnya memaklumi alasan-alasan tidak masuk akal tersebut.
Tapi, bagi anda
yang memang mengetahui bahwa orang yang sedang menggoda anda, yang membalas
setiap postingan anda di sosial media dengan komentar-komentar diluar konteks
pertemanan, yang anda kirimi pesan “jangan lupa makan” dan “selamat tidur”
setiap harinya, yang anda hubungi via telfon dan video call hanya untuk
mengungkapkan kenyamanan anda akan kehadirannya, yang anda berikan hadiah-hadiah
di luar hari ulang tahunnya, adalah pasangan sah dari orang lain, maka saya
harap mata hati anda dapat terbuka dengan membaca tulisan ini. Tapi sebelumnya,
bolehkah saya bertanya apa yang kalian rasakan ketika mendapat perhatian dan
cinta dari pasangan orang lain? Bangga kah ? Merasa hebat kah? Merasa lebih
cantik kah ? Atau apa ? Sebegitu butakah anda sehingga tidak menyadari bahwa
dengan alasan apapun yang anda lakukan adalah sebuah kesalahan. Lebih tepatnya
sebuah kehilafan yang harus segera dihentikan.
Oke, dan anda
yang telah menghianati kesetiaan pasangan, yang membohongi kepolosan pasangan
anda hari ini dan hari kemarin, yang menutupi pesan dan panggilan wanita atau
laki-laki lain dengan menghapusnya dari handphone
anda, segeralah meminta maaf. Minimal, jika tidak berani mengakui kesalahan
anda, jangan pernah mengulanginya lagi. Jika anda memang sudah tidak mencintai
atau tidak ingin lagi menjalani hubungan dengan pasangan anda, putuskan ia ! Putuskan
! tapi jangan pernah menduakan. Lebih baik diputuskan karena memang sudah tidak
cinta atau tidak cocok ketimbang diduakan bukan ?
Dan untuk
anda-anda yang menjadi korban perselingkuhan, diduakan, ditinggalkan karena
orang ketiga, atau bagi anda yang merasakan ketakutan akan mengalami hal-hal
tersebut diatas, percayalah, pasangan anda, pasangan saya dan pasangan kita
semua akan berselingkuh jika mereka ingin. Sekuat dan seprotektif apapun kita
menjaga mereka dan seberapa banyakpun larangan-larangan kita untuk mereka, jika
mereka ingin berselingkuh maka mereka akan melakukannya. Dengan alasan apapun
perselingkuhan terjadi karena ada keinginan bukan ketidaksengajaan. Maka,
mereka akan berselingkuh jika mereka ingin.
Dengan berat saya
ingin menyerukan untuk berbesar hati. Lakukan terbaik yang kita bisa. Jadilah
pasangan yang serba bisa. Jadilah pasangan yang memberikan kenyamanan. Jadilah
pasangan yang tidak banyak menuntut. Minimal, jika kita menjadi korban
perselingkuhan sedang kita memiliki kualitas-kualitas diri yang baik maka kita
tidak merugi. Mantan pasangan kita lah yang merugi. Mereka sangat tidak layak
mendapatkan kepercayaan dan kesetiaan kita. Ikhlaskan, kita tidak dapat menahan
mereka untuk tidak berselingkuh karena perilaku tersebut merupakan cerminan
sikap-sikap dalam diri mereka. Mereka berselingkuh karena mereka ingin, dan
itulah mereka. Jangan menutup diri, menangislah! ceritakan kepada orang yang
anda percaya, berliburlah, lakukan tamasya, tertawalah, tangisan kalian terlalu
berharga untuk diberikan kepada pelaku perselingkuhan.
Percayalah, mental dan jiwa kalian akan terasah lebih kuat dari sebelumnya. Cepat atau lambat, akan ada orang-orang baru yang datang dan memiliki kebaikan sifat seperti anda dan membahagiakan di kemudian hari. Jadi mari berterima kasih kepada mereka yang telah berselingkuh karena telah menghebatkan diri kita dan menjadi batu loncatan kita mendapatkan pasangan yang lebih baik. Terima kasih kamu, terima kasih kalian :)
[Oke, rasanya saya harus mengedit bagian ini agar orang-orang yang mengenal saya secara personal tidak berburuk sangka. Tulisan ini dibuat dengan tanpa niatan mengarahkan kepada pasangan saya sekarang. Dia memiliki kualitas-kualitas kepribadian yang sangat baik sampai saat ini. Tulisan ini adalah buah bacaan dan hasil pendengaran saya akan cerita orang lain, bukan curahan hati pribadi akan pasangan saya (atau mungkin pasangan-pasangan sebelumnya? nahloh? )]
Selamat beraktifitas semuanya !
Percayalah, mental dan jiwa kalian akan terasah lebih kuat dari sebelumnya. Cepat atau lambat, akan ada orang-orang baru yang datang dan memiliki kebaikan sifat seperti anda dan membahagiakan di kemudian hari. Jadi mari berterima kasih kepada mereka yang telah berselingkuh karena telah menghebatkan diri kita dan menjadi batu loncatan kita mendapatkan pasangan yang lebih baik. Terima kasih kamu, terima kasih kalian :)
[Oke, rasanya saya harus mengedit bagian ini agar orang-orang yang mengenal saya secara personal tidak berburuk sangka. Tulisan ini dibuat dengan tanpa niatan mengarahkan kepada pasangan saya sekarang. Dia memiliki kualitas-kualitas kepribadian yang sangat baik sampai saat ini. Tulisan ini adalah buah bacaan dan hasil pendengaran saya akan cerita orang lain, bukan curahan hati pribadi akan pasangan saya (atau mungkin pasangan-pasangan sebelumnya? nahloh? )]
Selamat beraktifitas semuanya !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar