Jumat, 31 Oktober 2014

Tanpa hadirku


Senja malam merengkuh lelap
naik...naik...naik...
Menarikku terbang sampai ke alam gelap
sejenak aku terbuai
oleh semua keindahan yang terpendar
oleh semua keinginan yang bak tergapai
oleh bisik angin ..
ah aku bahagia .. aku pejamkan mata

tiba - tiba aku terjatuh
Diatas daratan yang membangunkan
membawa ku dalam kenyataan yang menakutkan

perasaan ku tak nyaman ..
Hati ku tak bisa tenang..
otak ku penuh risau ..
aku menangis .. menangis dengan parau
siapa yang menjatuhkan ku ?

Ku lihat sekeliling taman
tak ku temukan peri hutan
tak ada angin yang meniup pepohonan
lantas siapa yang menjatuhkan ku ke daratan ?

Sejenak ku tundukkan pandangan
lalu aku tahu
aku dijatuhkan oleh cahaya fajar
fajar yang telah lama membutuhkanku
yang baginya, hadirku bak tiang penumpu

lalu ku tengadahkan pandangan
ku lihat senja tampah sedih mengharapku kembali terbang
Harapnya pun sama besar untuk kehadiranku

lalu ku tengok ke kanan , ku raih kaktus berduri tajam
ku hujamkan buas pada tubuhku, hingga darah mengalir mengeluarkan suara pilu
lalu aku berlari ... lari... lari...
ke tepian jurang di ujung daratan
aku tersenyum,melompat , ku hempaskan tubuhku masuk ke dalam

senja.. fajar..tenang! Pergi ku akan mengobati perihmu
perih karna terlalu lama menunggu
kau bisa pendarkan cahayamu senja ,
kau bisa biaskan cahayamu fajar ,
agar kaliam dapat riang berbahagia
tanpa hadir ku :)

Kamis, 30 Oktober 2014

gadis yang harus memilih


Memilih ?
mengapa rasa harus memilih ?
mengapa suka harus memilih ?
mengapa cinta harus memilih ?

Semua insan di ciptakan berpasangan bukan ?
Semua insan tercipta untuk saling menyamankan bukan ?
lantas mengapa harus memilih ?

Kau tahu mengapa aku benci memilih ?
karna aku tahu, akan ada sebagian yang bahagia
tapi sebagian yang lain menunduk berduka
Akan ada sebagian yang melompat penuh cita
diatas sebagian yang lain yang merasa nestapa

semburat fajar menyambut hari sambil tersenyum
ia berbisik pada embun :
"Sampaikan salam ku , pada gadis yang membisu terpaku,
katakan padanya , dia harus memilih satu ,
 kau tahu mengapa ?
karna sebagian yang tak terpilih itu ,
pada akhirnya akan menjadi pilihan, bagi gadis selain kamu " :)

Mendengar pesan itu, sang gadis menengadahkan pandangnya ,
 ia tersenyum lalu bergumam
"Baiklah , tapi bisakah aku diberi waktu ? Karna waktu adalah penentu,
siapa yang masih bertahan memperjuangkan ku ,walaupun tanpa peluang sedikitpun :)"


Bandung, 30 oktober 2014
(dibalik jendela kamar menunggu datangnya semburat senja)

Untuk mereka  yang menanti pilihanku :)

Rabu, 29 Oktober 2014

Putri jelita dan sebuah pintu papan



Alkisah seorang putri jelita
Dikelilingi oleh banyak orang yang mengasihinya
Namun wajahnya tak pernah sunggingkan tawa
Yang ada hanya gurat nestapa

Sang putri tercekat oleh gunjingan
Sang putri tercekik oleh cemoohan
Penyebabnya adalah sebuah pintu papan
Yang selalu ia biarkan terbuka rentan

Sang putri bertanya pada angin :

"Wahai angin, jika manusia didalam istana tak membuatku nyaman,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
agar manusia lain dapat datang, dan membantuku sunggingkan senyuman?"

"Wahai angin, jika manusia didalam istana selalu melanggar aturan,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
Agar manusia lain dapat datang, dan memberiku rasa nyaman? "

"Wahai angin, jika manusia didalam istana tak mendekatkanku dengan Tuhan,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
Agar manusia lain dapat datang , dan membawaku pergi keluar? "

Angin pun berbisik :

"Oh putri, istana itu adalah dirimu , suka dan duka ada dalam kuasamu,
 pintu papan itu  adalah hatimu, tetaplah membuka hati,
Hati yang selalu menanti pengganti "


Ali dan cinta tak bahagia - nya


" Ali, kebahagiaan mu lengkap !"
" Dia beruntung mendapatkan lelaki nyaris sempurna sepertimu Ali.."
" Kau lelaki yang baik, kau pantas mendapatkannya Ali! "
" Jangan sia-sia kan hubungan kalian Ali, ini pasti akan bertahan lama!"
"Keseriusan hubungan kalian membuat ku kagum, Ali .."

Arggghh... kicauan manusia tak henti mengusik ketenanganku. Pujian mereka merusak nurani ku. Membuat senyum ku hilang. Apa yang mereka tau tentang hubungan kami? 
hubungan yang menurutku berisi kerapuhan dan penyembunyian sakit yang sangat rapi. 

Kalian tahu ? hubungan ini melukai ketenanganku, menyakiti hati kecilku, 
tak pernah ku tampakkan duka, 
hanya senyum getir yang ada setiap dukungan datang bak hujan.
apakah kalian tak bisa melihat dari sorot mata ku?
sorot mata tahanan yang ingin lepas dari kungkungan ?
hubungan ini menginjak - injak nurani ku , tidak menghormati prinsip diri ku.
hubungan yang memoles kesedihan dan rasa bersalah  dengan sunggingan senyum getir

Lantas apa yang aku harapkan dari ini semua ? 
kepastian masa depan yang cerah?
kebahagiaan kekal sampai nirwana ? 
riuh tepuk tangan ribuan manusia ? 
bagaimana itu bisa terjadi jika Tuhan ku tak merestui ?

Lantas aku bisa apa ?
Tak ada dukungan yang membantu ku lari
tak ada bantuan yang memampukanku lepas
Aku kehilangan asa..
Aku kehilangan harap...
Harapan dari kesucian cita yang terenggut 
Harapan dari ketenangan hidup yang terampas
Harapan dari cinta yang tak bahagia :)




Hujan samarkan tangis



saat resah menyeruak...
mengangkat segala memori buruk yang telah dipendam..
menembakan rasa bersalah yang berusaha disiratkan ...
memutar kejadian masa lalu yang memuakkan...

saat itulah ku tunggu hujan 
Hanya hujan yang mampu redamkan perihku
hanya hujan yang mampu tutupi rapuhku
hanya hujan yang mampu dengarkan rintih ku

karna bagiku ...
hujan adalah bantuan Tuhan ..
yang ia kirimkan untuk merengkuhku,
merapihkan kembali serpihan ketenangan ku,
mengangkat semua asa dan doa ku

Ya, Tuhan memelukku dalam hujan...
Hujan yang samarkan tangis ku ....






Bandung, 29 Oktober 2014
untuk seseorang yang menguatkan ku dalam kerapuhan nya :)