Rabu, 29 Oktober 2014

Putri jelita dan sebuah pintu papan



Alkisah seorang putri jelita
Dikelilingi oleh banyak orang yang mengasihinya
Namun wajahnya tak pernah sunggingkan tawa
Yang ada hanya gurat nestapa

Sang putri tercekat oleh gunjingan
Sang putri tercekik oleh cemoohan
Penyebabnya adalah sebuah pintu papan
Yang selalu ia biarkan terbuka rentan

Sang putri bertanya pada angin :

"Wahai angin, jika manusia didalam istana tak membuatku nyaman,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
agar manusia lain dapat datang, dan membantuku sunggingkan senyuman?"

"Wahai angin, jika manusia didalam istana selalu melanggar aturan,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
Agar manusia lain dapat datang, dan memberiku rasa nyaman? "

"Wahai angin, jika manusia didalam istana tak mendekatkanku dengan Tuhan,
salahkah aku selalu membuka pintu papan ?
Agar manusia lain dapat datang , dan membawaku pergi keluar? "

Angin pun berbisik :

"Oh putri, istana itu adalah dirimu , suka dan duka ada dalam kuasamu,
 pintu papan itu  adalah hatimu, tetaplah membuka hati,
Hati yang selalu menanti pengganti "


Tidak ada komentar:

Posting Komentar