Kamis, 16 November 2017

Bagaimana bisa kita menghina Tuhan dengan menggerutu pada rencana Nya ?

Baiklah saya mulai tulisan ini dengan kalimat diatas

Belasan atau bahkan puluhan tahun kita telah hidup hanya bersandar pada nikmat dan rahmat Tuhan
Lalu bagaimana bisa dalam satu waktu (yang mungkin bagi kita terasa amat sulit) kita menjadi marah dan tidak percaya akan ketetapan Tuhan ?

Kita tidak kalah, kita tidak tertinggal, kita juga tidak terlambat

Saya setuju dengan kalimat yang pernah saya baca (entah dimana) bahwa setiap manusia memiliki zona waktunya masing-masing.

Kita tidak perlu mengukur kesuksesan kita dengan kesuksesan orang lain
Kita tidak perlu membandingkan apa yang kita capai dengan capaian orang lain
Karena apa ?
Karena kita memiliki kemampuan kita sendiri
Karena kita memiliki bagian kita sendiri
Dan karena kita memiliki jalan kita sendiri

Pernah tanya kah pada pihak yang mungkin bagi anda, dia merupakan orang yang sangat beruntung memiliki ini dan itu, tentang apa saja masa-masa sulit yang pernah ia jalani?
Pernah terpikirkan kah dalam diri anda bagaimana kegigihan dan usaha mereka melewati masa-masa tersebut?

Saya percaya bahwa setiap pencapaian merupakan buah dari usaha keras dan doa maksimal

Jika anda bertanya "Saya sudah berusaha dengan sangat keras dan doa yang maksimal namun kenapa masih tetap tidak dapat mencapai hal yang saya inginkan?"
Maka jawaban saya "Mungkin hal tersebut memang bukan hak dan tidak ditakdirkan untuk anda"

Sekuat apapun anda berusaha, jika memang itu tidak ditakdirkan menjadi milik anda maka hal tersebut akan tetap berada jauh dengan diri anda

Pada intinya, apapun kesulitan dan kesedihan yang anda rasakan tetaplah bergerak
Tetaplah melakukan sesuatu
Tetaplah berusaha
Tetataplah memasang target-target baru dalam kehidupan anda dan mulai berusaha mendapatkannya
Berhenti sejenak jika merasa lelah
Tumpahkan tangis diperbolehkan saat merasa putus asa
Namun setelah itu tetaplah berjalan
Jangan berhenti
Meski langkah dan jalur yang anda tapaki tidak mudah
Tetaplah berjalan

Pada akhirnya mungkin beberapa tahun ke depan anda akan mengingat momen ini
Momen dimana anda merasa sebagai orang paling menyedihkan di muka bumi
Momen dimana anda merutuki keputusan Tuhan akan apa yang ditimpakan kepada anda

Pada akhirnya di waktu yang akan datang, anda akan tersenyum dan berkata pada setiap orang
"Andai saat itu aku tidak dijatuhkan Tuhan pada lubang tersebut, mungkin aku tidak akan kuat dan mencapai apa yang aku miliki sekarang"
"Andai saja aku tetap di tempat tersebut dan tidak dibelokkan Tuhan pada tempat ini, mungkin detik ini aku tidak dapat hidup bahagia dengan pencapaian atas target-target baru ku"

Dan pada waktu yang tepat, anda akan tersadarkan bahwa kebahagiaan dan nikmat yang anda dapatkan pada waktu tersebut adalah karena tulisan Tuhan yang sempat anda rutuki di masa lampau

Dan ya, pada waktu yang tepat, anda akan tersadarkan bahwa kebahagiaan dan nikmat yang anda dapatkan pada waktu tersebut tidak akan terjadi jika anda berhenti melangkah

Tangisilah
Setelah itu tetaplah berjalan
Kebahagiaan berada beberapa meter didepan anda
Raihlah

Salam hangat,
Ayuzha Tidar Faradilla
Tangerang, 16 November 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar