Minggu, 28 Juni 2015

Senja ku


Senjaku memudar...
Senjaku tercemar...
Ia tak lagi terangi pantai
Ia tak lagi temani surutnya ombak
Ia jatuh , jauh dan menghilang.

Aku tak pernah yakin senjaku lenyap
Ku tau ia hanya sekedar senyap
Aku tak percaya senjaku rusak
Ku tau ia hanya ikuti awan berarak

Senja ...
Ketiadaanmu kurindu
Namun hadirmu melukaiku
Pancar cahyamu ku sembah
Namun mengapa kau hadiahi ku amarah

Kau lihat aku tersenyum di penghujung sore?
Ku nanti kau dalam geming dan sukacita
Namun mengapa kau persembahkan ku sebuah luka?
Luka yang membuat senyum ku sirna


Tangerang , 27 juni 2015 .
11.32

Tidak ada komentar:

Posting Komentar