Gelandangan kecut itu diam
Hobinya memeluk malam
Membunuh salju yang kejam
Mematah kuman yang merajam
Ia hanya lapar
Mengintip dari balik bajunya yang
berlubang
Berjinjit di kaca karna tak ada uang
Dilempari batu dan ditendang
Semangkuk kudapan buah melirik
Ia tak suka pada tuan nya yang licik
Inginnya gelandangan itu jadi pemilik
Agar dihargai dan tak dibiarkan menukik
Bandung, 22 Agustus 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar