Sabtu, 29 Agustus 2015

TERSEDAK RINDU


Denting piano lembut bergulir
Menggoda sejuknya angin semilir
Melawan kejamnya dentum si petir
Menarik rindu terus melipir

Aku tersedak
Jatuh pada tanah yang berundak
Di jadikan tontonan oleh para budak
Aku tersedak

Seperti nafas yang dicekat batu
Seperti hembus yang keluar abu
Seperti aliran yang di buat buntu
Seperti bocah yang melihat hantu
Seperti dua sayap yang dipisah dari satu
Seperti kulit yang disundut cerutu

Seperti aku yang tersedak rindu



(Bandung, 25 Agustus 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar