Mata mu buta
untuk melihat
Telinga mu
tuli untuk mendengar
Raga mu kaku
untuk meraba
Hati mu mati
untuk merasa
Lantas
bagaimana bisa kau layak menjadi seorang pecinta ?
Lidah mu pun
tak pernah mampu ukirkan ceria
Ide mu pun
tak pernah mampu membuat seseorang percaya
Gestur mu
pun tak pernah layak untuk membuat bahagia
Lantas kau
masih berani mendeklarasikan diri sebagai pecinta ?
Cinta apa
yang kau ukir sayang ?
Sepertinya
yang ada hanya luka
Goresan
sakit pilu menganga
Lepaskan
sudah ikatan mu
Lepaskan
sudah jiwa jiwa yang kau belenggu
Ikhlaskan
mereka
Kau hanya
perlu membahagiakan dirimu
Mencintai
dirimu
Karna kau
tidak pernah cinta
Kau hanya
ingin punya
Kau tidak
pernah cinta sayang
Hentikan
langkahmu sekarang
Bandung, 16 agustus 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar