Bagaimana
wujud cinta tanpa rindu ?
Bagaimana
rasa hangat tanpa cemburu ?
Bagaimana
senyum lebar tanpa rasa di kalbu ?
Bagaimana
wujudnya ?
Tentu amat
menyeramkan dan mengganggu
Racun dalam
otakmu semakin bergetar
Kau hambar
Terlalu lama
bersabar ?
Atau terlalu
sering menyamar ?
Jujurlah
tuan
Terbangkan topeng
pada wajahmu
Ringankan
langkahmu
Rengkuh aku
erat
Atau
lepaskan aku khidmat
Aku akan
tersenyum melambaikan salam
Memberi
jarak agar kau tahu arti kehilangan
Aku pergi
relakan asa
Yang pernah
membuat kita saling terlena
Karna Kita
terhempas dalam dekat yang mematikan rasa
Kita
terlepas dalam pisah yang menyatukan asa
Mungkin
Atau tidak
sama sekali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar